Makanan Saat Umroh

Ketika melakukan ibadah haji atau umroh biasanya jamaah melakukan perjalanan wisata religi seperti berziarah ke makam nabi dan juga para sahabatnya. Namun tidak ada salahnya jika kita juga mencoba untuk mencicipi makanan  saat umroh yang khas disana. Ada banyak jenis makanan yang bisa kita temui dan tentunya makanan tersebut terbuat dari bahan-bahan yang halal untuk dikonsumsi. Berikut adalah beberapa makanan yang bisa kita coba saat haji atau umroh:

Makanan Saat Umroh

1. Kebab

Jajanan ini cukup populer di Indonesia, di Indonesia lebih dikenal dengan Kebab namun di Makkah lebih dikenal dengan sebutan Shawarma dan bisa ditemui dimana saja.

kebab
kebab

Makanan ini terdiri dari potongan-potongan kecil daging ayam maupun daging sapi yang dibakar, kemudian dicampurkan dengan potongan tomat, ketimun, bawang bombay, serta selada yang kemudian dibungkus dalam roti pita Arab yang telah dipanggang sebelumnya dan diolesi mayonnaise. Dari segi porsinya, kebab ini terlihat lebih besar dari pada kebab yang kita temui pada umumnya di Indonesia. Dari segi rasa juga bisa dikatakan berbeda dengan yang biasa kita makan di Indonesia, karena biasanya kebab ini didalamnya terdapat tambahan potongan kentang rebus ataupun kentang goreng. Harganya hanya sekitar 4-5 riyal.

2. Restoran Al Baik

Tak cuma populer di kalangan warga Saudi, restoran satu ini juga kerap didatangi jamaah umroh dari berbagai negara. Al Baik adalah sebuah restoran siap saji asli milik Arab Saudi. Pertama kali dibuka pada 1974, restoran ini diluncurkan demi menahan gempuran waralaba kuliner milik negara barat.

Restoran Al Baik
Restoran Al Baik

Dan terbukti, Al Baik berhasil eksis hingga kini. Bahkan sekarang sudah memiliki 51 cabang. Beberapa di antaranya terletak di dekat Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Cita rasa ayam dan produk olahan yang sangat lezat menjadi ciri dan andalan utama Al Baik. Restoran ini selalu dipenuhi pengunjung lho. Bahkan jamaah umroh dan haji sampai rela antre. Satu paket box yang berisikan empat hingga delapan potong ayam atau nugget, plus kentang goreng dan roti khas Arab yang bentuknya mirip burger, dibandrol dengan harga 13 riyal.

3. Roti Paratha

Kuliner lain yang bisa ditemui di Makkah dan Madinah adalah roti paratha. Di Indonesia biasanya dikenal sebagai roti Maryam atau roti canai. Roti paratha terbuat dari campuran tepung terigu, air, telur dan mentega. Roti ini biasanya disajikan dengan kari ayam, sapi, atau kambing. Namun jika tidak menyukai kentalnya kari, kita juga bisa memakan roti paratha dengan cocolan susu kental manis, gula, madu, saus tomat ataupun saus cabe.

Roti Paratha
Roti Paratha

Untuk membeli 2 roti paratha lengkap dengan pilihan karinya, harganya hanya 2 riyal. Sedangkan 5 roti paratha saja, harga yang ditawarkan berkisar antara 4-5 riyal.

4. Nasi Mandi

Nasi mandi adalah makanan Arab terbuat dari beras yang disajikan dengan daging, baik daging ayam, domba, kambing atau daging lainnya yang di oven yang terbuat dari batu. Nasi mandi memiliki ciri berwarna bening keemasan. Nasi ini merupakan campuran dari beberapa rempah-rempah.

Nasi Mandi
Nasi Mandi

Porsi yang disajikan biasanya sangat besar untuk ukuran orang Indonesia, mungkin satu porsi cukup untuk 2-3 orang. Tapi untuk orang Arab, satu porsi dimakan untuk satu orang. Harganya juga memang sedikit mahal yaitu 22 riyal. Disajikan hangat dengan sari tomat segar sebagai sausnya. Penjual nasi mandi ini mudah ditemukan di pusat pertokoan seantero kota Madinah maupun Makkah.

Demikian beberapa pilihan makanan saat umroh, jika mengunjungi Makkah dan Madinah untuk ibadah umroh atau haji, sempatkanlah untuk mencicipi makanan-makanan diatas.

You May Also Like

About the Author: ibadah-umroh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *